Home » Travel » Terkenal Ramai Turis, Perlukah Kabupaten Badung Di Bali Berpromosi?

Terkenal Ramai Turis, Perlukah Kabupaten Badung Di Bali Berpromosi?

JAKARTA, KOMPAS.com – Pantai Kuta di Kabupaten Badung, Bali adalah salah sesuatu pantai yg tersohor di dunia. Setiap musim liburan, wisatawan domestik maupun mancanegara kerap singgah di Pantai Kuta.

Data statistik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung, termasuk Pantai Kuta, adalah sekitar 3,1 juta pada tahun 2013, sekitar 3,6 juta pada tahun 2014, dan 3,9 juta pada tahun 2015. Hal itu disampaikan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dalam acara Launching Lively Legian Beach Festival (LLBF) 2016 di Jakarta, Rabu (27/7/2016) lalu.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty menambahkan, Kabupaten Badung yaitu penyumbang pendapatan daerah terbesar di Indonesia melalui sektor pariwisata. Lalu dengan daya tarik wisata dan terkenal dikunjungi banyak wisatawan, perlukah Kabupaten Badung melakukan promosi?

“Kata Pak Menteri (Arief Yahya), walaupun Bali sejak tahun 1930-an telah akan berpromosi dan sekarang kunjungan terbanyak dari Bali, tetapi kalian tetap harus mempromosikan dan mengembangkan produk-produk yg ada di Bali,” ungkap Esthy dua waktu lalu.

Ia menambahkan, Bali dikenal memiliki produk-produk wisata yg telah dikenal oleh wisatawan. Namun, Esthy berharap produk-produk wisata tersebut tidak mencapai titik jenuh.

EKA JUNI ARTAWAN Atraksi wisata air di Tanjung Benoa, Bali.

“Produk-produk wisata ini, mungkin dari industri dapat menciptakan satu produk yg baru. Misalnya seperti yg disebutkan Pak Bupati dengan adanya desa-desa adat mampu diangkat menjadi daya tarik yg dapat ditawarkan kepada wisatawan mancanegara maupun nusantara,” ungkapnya.

Bupati Badung menyebutkan, Bali tetap harus dipromosikan sebagai destinasi wisata. Ia menganalogikan Bali sebagai produk yg harus dijual.

“Coca Cola yg telah dikenal dari anak-anak kecil dan booming di dunia saja tetap melakukan promosi,” jelasnya.

Menurut I Nyoman, promosi ini dikaitkan dengan “sentuhan” bagi memikat minat wisatawan buat datang. Promosi wisata, lanjutnya, adalah hal yg wajib dikerjakan terkait dengan destinasi wisata.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Para wisatawan nusantara maupun mancanegara memenuhi pelataran obyek wisata Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (17/11/2015).

Kabupaten Badung memiliki obyek-obyek wisata yg dapat menjadi pilihan liburan. Wisatawan mampu mengunjungi sederet obyek wisata pantai seperti Pantai Kuta, Pantai Kedonganan, Pantai Legian, Pantai Peti Tenget (Kuta Utara), Pantai Canggu, juga Pantai Tanjung Benoa di Kuta Selatan.

Ada pula Pantai Suluban (Pecatu), Pantai Pandawa (Nusa Dua), Pantai Nyang-Nyang (Pecatu), Pantai Padang-Padang, Pantai Labuan Sait, Pantai Batu Pageh (Ungasan), Pantai Samuh (Benoa), Pantai Geger Sawangan, dan Pantai Nusa Dua.

Sementara buat wisata budaya, Kabupaten Badung memiliki obyek wisata seperti Pura Sada (Desa Kapal, Mengwi), Kawasan Luar Pura Taman Ayun (Mengwi), Kawasan Pura Keraban Langit (Sading, Mengwi), dan Pura Uluwatu (Desa Pecatu, Kuta Selatan).

Jika ingin sekedar bersantai sambil menikmati malam, wisatawan mampu memilih aneka kafe dan restoran di sekitar Legian, Seminyak, atau Jimbaran.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter