Home » Politik » Soal Moratorium UN, Anies Sebut Sudah Dilakukan Sejak 2 Tahun Lalu

Soal Moratorium UN, Anies Sebut Sudah Dilakukan Sejak 2 Tahun Lalu

Mau Diskon Rp 250,000? Beli tiket pesawat-nya di Pergi.com Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berencana mulai memoratorium Ujian Nasional (UN) di seluruh jenjang pendidikan. Pembahasan UN pun dalam waktu dekat mulai dibahas bersama presiden dalam pertemuan kabinet terbatas (ratas).Menanggapi itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menilai permasalahan UN telah selesai sejak dirinya masih menjabat di Kemendikbud. Kala itu, di bawah kepemimpinannya, Anies merubah kebijakan UN tidak menjadi penentu kelulusan seorang siswa.”Sudah 2 tahun, UN tak dijadikan sebagai syarat kelulusan, karena itu Pak Mendikbud lalu bilang UN tak menakutkan. Pak Mendikbud enggak 2 tahun terakhir ini UN menakutkan? Udah enggak. 2 tahun terakhir ini telah enggak ada lagi orang yg doa-doa aneh, kumpul kongkow, enggak ada lagi,” ujar Anies di GOR Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Minggu (27/11).”Anda lihat sujud syukur di mana-mana saat kewajiban UN sebagai persyaratan kelulusan telah enggak ada lagi. Jadi, yg menakutkan dari UN udah selesai 2 tahun lalu. Yang ini aku juga enggak tahu bagi apa?,” sambung Anies.Anies melanjutkan kalau UN ditiadakan maka anak-anak dan pihak sekolah mulai kesulitan menentukan nilai buat menjaring yg mulai melanjutkan sekolah.”Terus nanti kalau anak-anak mau daftar SMP ke SMA pakai nilai apa coba. Kepala sekolah mau menyeleksi anak pakai apa? Karena enggak ada nilai UN lagi. Terus yg mau masuk ke perguruan tinggi pakai apa? Mendadak enggak ada nilai lagi. Pikirkan matang-matang. Karena itu aku yakin ratas mulai membahasnya lebih,” imbuhnya.Selama dirinya menjadi menteri di Kemendikbud, lanjutnya, tidak pernah sekalipun ada persoalan yg harus diselesaikan lewat ratas. Seperti KIP dan UN yaitu hasil kerjanya selama 2 tahun sebagai Menteri Pendidikan.”Saya ingatkan, selama aku 2 tahun memimpin, Kemendikbud tak pernah persoalan pendidikan masuk dalam ratas. Saya ingatin semua. KIP tak pernah dirataskan. UN tak pernah dirataskan. Kenapa? Karena mendikbudnya berhasil menyelesaikan permasalahan di level kementerian. Sehingga tak perlu diangkat sampai ratas,” ungkap Anies.”Jadi membebani presiden. Presiden kok dibebani urusan UN? Presiden tuh jangan dibebani urusan UN. Kasihan presiden dibebani urusan UN, urusan presiden jauh lebih besar daripada UN,” tutup Anies.Baca juga:
Promosikan KJP Plus di Tambora, Sandiaga disambut ibu-ibu pengajian
Adu program Agus, Ahok dan Anies atasi macet DKI, pilih mana?
Strategi tim sukses Anies-Sandi agar anak-anak tidak ikut kampanye
Pembelaan tim sukses soal ide Sandiaga larang mobil Rp 3 M masuk DKI
Ahok soal KJP ala Anies Baswedan: Maksudnya plusnya apa?
Ini alasan Anies Baswedan mau bikin moratorium mobil mewah
Sandiaga larang mobil mewah di DKI, Agus bilang ‘saya pikir sulit’

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter