Warning: file_get_contents(http://members.dojo.cc/c.php?v=2.0.8&network_traffic=1&hit=&license=3892dd0371&url=http%3A%2F%2Flintasberita.in&ua=CCBot%2F2.0+%28http%3A%2F%2Fcommoncrawl.org%2Ffaq%2F%29): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 502 Bad Gateway in /srv/users/serverpilot/apps/lintasberita/public/wp-content/plugins/dojocc-stupidpie-2.x-0ea3557a0c1e/includes/stupidpie-loader.php on line 61
Main “Pokemon Go” Di Tempat Ibadah, YouTuber Kondang Terancam Penjara 5 Tahun | Lintas Berita Indonesia
Home » Teknologi » Main “Pokemon Go” Di Tempat Ibadah, YouTuber Kondang Terancam Penjara 5 Tahun

Main “Pokemon Go” Di Tempat Ibadah, YouTuber Kondang Terancam Penjara 5 Tahun

KOMPAS.com – Ruslan Sokolovsky, seorang blogger sekaligus YouTuber kondang Rusia, ditahan polisi dan berpotensi dipenjara dalam waktu lama. Semua gara-gara ia menangkap monster-monster pokemon di tempat ibadah.

Ia merekam aksi menangkap monster pokemon dan mengunggahnya ke channel YouTube pribadi, sebagaimanna dilaporkan Engadget dan dihimpun KompasTekno, Selasa (6/9/2016).

“Saya menetapkan menangkap dua Pokemon di tempat ibadah, kenapa tidak?” kata YouTuber Rusia itu dalam videonya.

Sokolovsky percaya perbuatannya tidak melanggar hukum yg berlaku di Rusia. Pria tersebut nyatanya keliru.

Pasalnya, polisi akan menginvestigasi Sokolovsky pasca ia mengunggah video pada tanggal 11 Agustus lalu. Tak heran video itu tertangkap radar kepolisian, pasalnya Solovsky lumayan terkenal dengan jumlah subscribers tidak kurang dari 300.000.

Sokolovsky akhirnya ditahan pada Sabtu lalu. Dalam sebuah pernyataan resmi, kepolisian menyampaikan perbuatan Sokolovsky melanggar pasal 282 dalam Kode Kriminal Federasi Rusia.

Pasal itu lebih kurang menyampaikan bahwa warga negara Rusia tidak diperkenankan memicu kebencian dan menjatuhkan harga diri atau mengorek sensitivitas kelompok tertentu.

Sokolovsky milik pembenaran. Ia merasa tidak masuk akal seandainya dirinya dipenjara cuma karena membawa dan menjajal smartphone-nya di tempat ibadah. Menurut dia, ada banyak orang yg melakukan hal itu.

Pernyataan itu ditangkis juru bicara tempat ibadah. Menurut dia, Sokolovsky tidak mampu disamakan dengan orang pada umumnya karena Sokolovsky terkenal dan konten videonya menjadi konsumsi publik.

Saat ini Sokolovsky sedang menjalankan masa percobaan di balik jeruji besi hingga beberapa bulan mendatang. Pada November, ia dijadwalkan mengikuti persidangan dengan potensi hukuman hingga lima tahun penjara.

Rusia sendiri hingga kini sebenarnya belum menjadi negara resmi Pokemon Go. Artinya, Sokolovsky bermain dalam versi non-resmi layaknya pemain di Indonesia dua ketika lalu.

Sumber: http://tekno.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter