Home » Teknologi » Magis Go-Jek Indonesia, Mampu Pikat Banyak Investor Global

Magis Go-Jek Indonesia, Mampu Pikat Banyak Investor Global

Kabar membanggakan buat pelaku start-up nasional baru saja disampaikan oleh Go-Jek Indonesia. Ya, Go-Jek mengumumkan bila pihaknya sudah mendapat pendanaan dari sebuah konsorsium investor global senilai Rp 7,2 triliun. Angka ini adalah terbesar yg pernah diterima oleh start-up teknologi di Asia Tenggara.

Konsorsium investor global tadi terdiri dari dua investor finansial, yakni KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Markets. Bahkan, menurut Business Wire, ada investor internasional yang lain yg belum disebutkan dalam daftar tadi.Yang tak kalah bikin kagum, pendanaan atau funding besar ini didapat Go-Jek cuma 10 bulan pasca investasi dari Sequiola Capital India. Selain Sequiola, Go-Jek telah mendapat pendanaan dari Northstar Group, DST Global, NSI Ventures, Rakuten Ventures, dan Formation Group.Melihat pencapaian fenomenal Go-Jek itu, tentu membuat publik bertanya-tanya, apa daya ‘magis’ yg dimiliki start-up yg dipimpin oleh Nadiem Makarim itu?Pencapaian hebat dalam waktu singkatPertama, perlu kalian ketahui bila Go-Jek ketika ini termasuk start-up paling hot di Indonesia. Meski harus bersaing dengan Uber dan Grab, Go-Jek telah bermitra dengan lebih dari 200.000 pengendara ojek dan beroperasi di 10 kota besar lebih di tanah air.Layanan dari Go-Jek pun jenisnya sangat banyak, total ada 12 layanan! Yang terbaru, sekaligus akan banyak diminati adalah layanan sewa mobil online, GoCar.Layanan antar makanan, Go Food, juga disebut telah bekerja sama dengan 35.000 pedagang di segala Indonesia.Berdasarkan pencapaian besar Go-Jek yg baru dibangun tahun 2010 itu, tentu banyak investor tertarik. Terutama setelah Go-Jek mengklaim bila selama bulan Mei 2015 sampai Juni 2016 ini, perusahannya tumbuh 100 kali lipat!Go-Jek di mata investorBagi Direktur KKR Asia, Terence Lee, Go-Jek yaitu start-up yg unik dan memiliki potensi buat menjadi penyedia layanan nomor sesuatu di segala kategori, khususnya di Indonesia. Lebih lanjut, Terence Lee juga terpikat pada inovasi dari Go-Jek.”Pondasi dari kesuksesan Go-Jek adalah fokusnya menyediakan solusi online yg inovatif, mudah, murah bagi meningkatkan kualitas hidup pelanggannya sehari-hari,” ujar Terence Lee.Di sisi lain, Jeffrey Perlman, Head of Southeast Asia dari Warburg Pincus, menambahkan bila Go-Jek mampu memposisikan diri dengan baik sebagai layanan serba ada buat kalangan kelas menengah dan kaum muda yg tengah ‘gila’ teknologi.”Go-Jek ada di jalur tepat buat menjadi platform populer di sektor layanan sehari-hari seperti transportasi, makanan, logistik, dan pembayaran,” kata Jeffrey Perlman.Sumber: Business Wire, TechinAsiaBaca juga:
Terbesar dalam sejarah, Go-Jek terima pendanaan baru Rp 7,2 triliun
Carousell umumkan mampu pendanaan seri B
Pendaftaran 1000 startup sudah dimulai!
Grab dan Lippo kembangkan e-money
Eragano bisa kucuran dana segar dari East Ventures
Pengguna Spotify Indonesia streaming musik 90 menit tiap harinya
Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter