Home » Nasional » Kemenkes Diminta Desak Rumah Sakit Ungkap Daftar Pasien Korban Vaksin Palsu

Kemenkes Diminta Desak Rumah Sakit Ungkap Daftar Pasien Korban Vaksin Palsu

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai, Kementerian Kesehatan harus memaksa pihak rumah sakit yg memakai vaksin palsu bagi membuka data pasien yg menjadi korban vaksin palsu tersebut.

Menurut dia, langkah Kemenkes dalam mengumumkan 14 rumah sakit pengguna vaksin palsu tersebut tak cukup memberikan rasa aman kepada pasien.

“Ini belum cukup memberikan rasa aman buat pasien yg menjadi korban vaksin palsu, seandainya pihak manajemen rumah sakit tak terbuka sejak tahun berapa saja pihak rumah sakit tersebut memberikan vaksin palsu kepada pasien,” kata Tulus dalam informasi tertulis, Jumat (15/7/2016).

(Baca juga: RS Harapan Bunda Sebut Peredaran Vaksin Palsu Ulah Oknum)

Dengan dibukanya data pasien yg menjadi korban vaksin palsu, maka pasien tersebut mampu divaksinasi ulang.

Selain itu, Tulus meminta agar pihak rumah sakit memberikan jaminan tertulis bagi menanggung segala dampak kesehatan terhadap pasien korban vaksin palsu.

Terkait masalah vaksin palsu, polisi memutuskan 23 tersangka. Tidak cuma dokter, mereka yg diduga terlibat masalah tersebut termasuk bidan, pemilik apotek, perawat, distributor, hingga produsen vaksin palsu.

(Baca juga: YLKI: Vaksin Palsu Bisa Masuk Kategori Malapraktik)

Berdasar paparan Bareskrim Polri dan Kementerian Kesehatan di Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat kemarin, ada 14 rumah sakit, 8 klinik, dan tenaga kesehatan yg memakai vaksin palsu.

Sebagian besar beroperasi di sekitar Bekasi. Rinciannya, 10 RS di Kabupaten Bekasi dan tiga RS di Kota Bekasi serta sesuatu di Jakarta Timur.

Berikut ini 14 rumah sakit yg menerima vaksin palsu:

1. DR Sander, Cikarang

2. Bhakti Husada, Terminal Cikarang

3. Sentral Medika, Jalan Industri Pasir Gombong

4. RSIA Puspa Husada

5. Karya Medika, Tambun

6. Kartika Husada, Jalan MT Haryono Setu, Bekasi

7. Sayang Bunda, Pondok Ungu, Bekasi

8. Multazam, Bekasi

9. Permata, Bekasi

10. RSIA Gizar, Villa Mutiara Cikarang

11. Harapan Bunda, Kramatjati, Jakarta Timur

12. Elisabeth, Narogong, Bekasi

13. Hosana, Lippo Cikarang

14. Hosana, Bekasi, Jalan Pramuka.

Kompas TV Bongkar Mafia Vaksin Palsu (Bag 2)

Sumber: http://nasional.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter