Home » Travel » Jalak Bali Kini Dikembangbiakkan Di Bali Selatan

Jalak Bali Kini Dikembangbiakkan Di Bali Selatan

BADUNG, KOMPAS.com – Jalak bali (Leucopsar rothschildi) atau dikenal dengan curik bali yg hidup di hutan Bali Barat, kini telah dikembangbiakkan di Bali Selatan tepatnya di Dusun Jempanang, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Ketua kelompok kerja Suara Lestari Jempanang, Wayan Ardika mengatakan bahwa penangkaran curik bali ini legal karena memiliki surat legalitas dari instansi terkait berkat bantuan dari pihak Aqua melalui program Ayung Lestari.

“Kami melakukan penangkaran secara resmi, surat isinya dibantu melalui program Ayung Lestari. Curik ini kan dilindungi, telah akan punah, makanya harus dilestarikan,” kata Wayan Ardika, di Badung, Selasa (26/7/2016).

Awalnya, penangkaran cuma beberapa pasang saja (dua ekor jantan dan beberapa ekor betina) pada tahun 2015. Kini telah menjadi empat pasang. Untuk makanannya tetap diberikan makanan organik seperti buah-buahan dan biji-bijian serta cacing yg dikelola sendiri oleh kelompok kerja tersebut.

Memelihara dan menangkar curik ini cukup gampang seandainya mengenal betul karakter dari burung tersebut. Misalnya, seandainya telah bertelur dan menetas, maka anak dan induk harus dipisahkan, agar tak diganggu oleh burung jantan yg cemburu karena sang betina mengenal anak-anaknya.

“Memelihara susah-susah gampang. Mulai penangkaran kan tahun lalu, ya kalau telah ada anaknya, ya dipisahkan sama induknya, biar anaknya tak diganggu,” ujar Wayan.

Burung langka yg dilindungi berdasarkan Undang-undang RI No.5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Jenis Tumbuhan dan Satwa ini mulai selalu dikerjakan penangkaran sebanyak-banyaknya.

Setelah dikerjakan penangkaran mulai dilepasliarkan agar hidup bebas di alam sekitar desa tersebut. “Nanti kalau telah waktunya anak-anaknya dewasa, dan bersiap dilepas, nanti mulai dilepasliarkan di sekitar sini saja. Masih nunggu dewasa,” tambah Wayan Ardika.

Masyarakat sekitar berharap, ke depannya mulai berdampak positif seandainya penangkaran jalak bali ini berhasil dan dilepasliarkan, maka Desa Belok Sidan mulai menjadi salah sesuatu tujuan wisata berbasis konservasi alam, mengingat desa ini sangat peduli menjaga alam sekitar.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter