Home » Travel » Di Tengah Kota Denpasar Pun Ada Destinasi Wisata, Ini Dia…

Di Tengah Kota Denpasar Pun Ada Destinasi Wisata, Ini Dia…

DENPASAR, KOMPAS.com – Destinasi wisata tak cuma didominasi pinggiran kota atau jauh dari perkotaan. Denpasar yg yaitu ibu kota Provinsi Bali memang dikenal padat aktivitas kehidupan masyarakat kota.

Jangan khawatir, di kota Denpasar yg disibukkan dengan aktifitas bekerja dan banyaknya gedung-gedung, ternyata wisatawam masih mampu menemui destinasi wisata yg layak buat dikunjungi.

1. Monumen Bajra Sandhi

Monumen Perjuangan Rakyat Bali ini terletak di kawasan Lapangan Puputan Renon atau lebih dikenal dengan Lapangan Renon Denpasar. Lokasinya berhadapan dengan perkantoran Gubernur Bali, Gedung DPRD Bali dan dua perkantoran pemerintah dan swasta.

ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAR Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 dibuka Presiden Joko Widodo di Depan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Bali, Sabtu (11/6/2016). PKB berlangsung 11 Juni sampai 9 Juli 2016 di Taman Budaya, Art Center.

“Saya telah beberapa kali tiba ke sini. Setahun dahulu barengan teman-teman kantor. Hari ini sama keluarga. Bagus, bagus, bangunannya kayak candi ya,” kata wisatawan yang berasal Bogor, Artika, di Denpasar, Jumat (22/7/2016).

Monmen Bajra Sandhi yg dibangun dengan ciri khas Bali ini bernilai artistik tinggi. Di monumen yg tidak jarang dikunjungi wisatawan terutama pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, wisatawan mulai menemukan nuansa yang lain di mana bangunannya yg berada di tengah lapangan, kelihatan indah karena dilengkapi taman.

Di Monumen Bajra Sandhi, wisatawan mulai mendapatkan gambaran miniatur Bali dari dua zaman.

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Pantai Sanur di Bali.

2. Pantai Sanur

Pantai Sanur terletak di timur pusat kota Denpasar. Di Pantai Sanur terdapat dua pantai terkenal sepanjang kawasan Sanur di antaranya ada Pantai Padang Galak, Pantai Sindhu, Pantai Mertasari dan pantai lainnya.

Wisata di Pantai Sanur cukup hemat, di samping wisatawan bebas tiket masuk dan cuma membayar parkir kendaraan saja, harga aneka jajanan di pantai ini juga lumayan murah. Seperti rujak, tipat cantok, lumpia bumbu kental dan jajanan lainnya pada kisaran harga Rp 5.000 hingga Rp 20.000.

“Wisata murah meriah. Mumpung aku libur kerja, aku ajak anak-anak ke sini,” kata wisatawan lokal, Ketut Panca.

Di tempat ini juga dilengkapi dengan pasar seni yg menjual aneka kaus, baju dan pernak-pernik khas Bali. Harganya juga tak jauh beda dengan yg dijual di pasar oleh-oleh.

KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Kawasan wisata mangrove di Mangrove Information Center, Bali.

3. Tahura Ngurah Rai

Tahura atau Taman Hutan Raya Ngurah Rai adalah taman mangrove yg lokasinya berada di kawasan Desa Suwung, Kecamatan Denpasar Selatan. Di Tahura ini masyarakat mulai mampu menikmati hutan mangrove dengan menelusuri jalan yg terbuat dari papan kayu.

Di tengah hutan mangrove mampu ditemui bangunan kayu bertingkat yg dapat difungsikan buat melihat segala hutan mangrove yg ada.

Selain bagi wisata keluarga, tempat ini juga dijadikan lokasi memancing karena hutan ini berbatasan dengan Teluk Benoa yg banyak iklannya.

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Wisatawan berkunjung ke Museum Bali, di Denpasar.

4. Museum Bali

Museum Bali salah sesuatu kebanggaan masyarakat Bali yg dibangun telah puluhan tahun lalu. Bangunan bergaya artistik Bali ini banyak menyimpan benda-benda sejarah dari zaman Bali kuno, zaman Bali pertengahan dan zaman Bali baru. Koleksi yg ada seperti pusaka, peralatan upacara adat, berbagai kerajinan kuno, dan lainnya.

Lokasi Museum Bali berada di Jalan Mayor Wisnu. Pada bagian selatan museum terdapat Pura Agung Jagatnatha, sedangkan lapangan Puputan Badung dan Patung Empat Wajah (Patung Catur Muka) berada di depan Museum Bali.

Banyak acara yg memanfaatkan lokasi ini seperti dialog seni, pameran seni dan lukisan serta berbagai acara yang lain yg masih berjuang seni dan budaya.

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Pura Jagatnatha di Denpasar, Bali.

5. Pura Agung Jagatnatha

Pura Agung Jagatnatha Denpasar terletak berdampingan dengan Museum Bali, mampu dikatakan sesuatu halaman. Pura ini adalah tempat ibadah umat Hindu yg terus ramai dikunjungi oleh wisatawan bagi melihat segera suasana persembahyangan.

Jika wisatawan yg mulai masuk ke dalam, ada dua hal yg harus diperhatikan yaitu, berpakaian sopan, tak boleh pakai celana pendek, menggunakan sarung atau kain dan harus mengikat selendang ke lingkaran pinggang yg disediakan pengelola Pura (jika tak membawa dari rumah).

Yang juga harus diperhatikan adalah buat wanita yg tiba bulan (haid) dilarang masuk bagi menjaga kesucian Pura. Wisatawan yg tiba tak cuma dari domestik saja tetapi juga wisatawan asing yg kadang diajak pemandu wisata buat masuk ke dalam Pura Agung Jagatnatha.

Jika kami telusuri lagi, masih banyak tempat-tempat yg bisa direkomendasikan sebagai destinasi wisata di kota Denpasar, seperti di Pulau Serangan di Denpasar Selatan. Lokasi ini layak bagi dikunjungi karena terdapat kawasan nelayan dan Pantai Serangan yg indah.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter