Home » Travel » Bangka Bakal Jadi KEK Pariwisata

Bangka Bakal Jadi KEK Pariwisata

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pariwisata memproyeksikan Bangka mulai menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Hal itu menyusul adanya lahan bekas pertambangan PT Timah (Persero) Tbk yg diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Belitung menjadi KEK.

“Pertemuan kami terakhir dengan Pak Gubernur bagi membangun Melintang. Waktu itu aku minta 1.000 hektar. Ini ada Dirut PT Timah (mau memberikan), sinergi yg bagus antara pemerintah daerah dengan BUMN. Mudah-mudahan langsung mampu dilaksanakan,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam jumpa pers Festival Pesona Serumpun Sebangau di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (15/7/2016).

Arief melanjutkan, target total lahan yg dibutuhkan yakni 1.000 hektar diharapkan telah tercapai pada bulan Agustus. Ia mengatakan, kedua belah pihak yakni antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun PT Timah mulai sama-sama diuntungkan dengan adanya rencana KEK Bangka.

“Nilai investasi (yang dibutuhkan bagi KEK Bangka) kira-kira 2 milyar dollar. Itu rata-rata. Total investasi 10 destinasi KEK itu adalah 20 milyar dollar. Kurang lebih (senilai) itu,” ujar Arief setelah jumpa pers.

Kompas.com/Robertus Belarminus Gubernur Bangka Blitung Rustan Effendi di kantor perwakilan Pemda Bangka Blitung, di Rawamangun, Jakarta Timur. Jumat (11/4/2014).

Ia menjelaskan investasi buat KEK Bangka dapat didanai oleh investasi publik berupa pemerintah dan investasi privat dari perusahaan swasta. Arief melanjutkan terkait KEK Bangka sudah ada komitmen dari Direktur Utama PT. Timah.

Direktur Utama PT. Timah (Persero) TBK, Riza Pahlevi Tabrani ketika KompasTravel konfirmasi terkait lahan 1.000 hektar menyampaikan lahan yg mulai diberikan bagi lahan KEK Bangka yaitu lahan konsesi bagi penambangan yg sudah selesai. Nantinya, lahan tersebut mulai dilepas dan mulai ditetapkan oleh menjadi KEK oleh pemerintah daerah dan Kementerian Pariwisata.

“Untuk lahan sedang dibahas dengan tim gubernur dan tim aku (PT Timah). Nanti targetnya sebelum akhir tahun telah selesai. PT Timah menyediakan lahan seluas 1.000 bekas penambangan timah,” ungkap Riza.

Ia menjelaskan lahan konsesi penambangan yg mulai diberikan bagi KEK Bangka bersifat terbuka dan sudah direklamasi. Namun, Riza enggan menyebutkan lokasi lahan-lahan yg mulai diberikan.

BANGKA POS/TEDDY Pulau Putri di kawasan Pantai Penyusuk Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

“Kemungkinan paling besar pasti buat KEK ini bersentuhan dengan pariwisata mulai kami cari dekat garis pantai,” ungkapnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi berharap dengan adanya KEK Bangka ini bisa mengembangkan daerah. Dengan adanya KEK Bangka, lanjut Rustam, secara tidak segera mulai terbit peraturan presiden yg mengharuskan segala departemen melakukan pembangunan secara terintegrasi akan dari jalan hingga bandara.

“Pembangunan itu kan pakai dana pusat. (Wilayah KEK) ada di Bangka Barat, Selatan, dan Tengah. Itu 1.000 hektar dibagi tiga minimal 300 hektar setiap kabupaten,” jelas Rustam kepada KompasTravel.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter