Home » Teknologi » Aplikasi Foto Prisma Lambat? Ini Tips Mempercepat

Aplikasi Foto Prisma Lambat? Ini Tips Mempercepat

KOMPAS.com – Aplikasi Prisma di platform Android dan iOS dapat mengubah foto menjadi “karya seni” serupa lukisan dengan berbagai gaya.

Sayangnya, kerja Prisma relatif lamban dibandingkan aplikasi filter foto lainnya. Pengguna kerap harus menunggu lama sebelum foto selesai diolah dan dapat dibagikan.

Ini karena cara kerja Prisma yg mengolah foto di server cloud, bukan segera di perangkat pengguna seperti halnya Instagram, Line, Snapseed, atau aplikasi lain.

Android Central Aplikasi Prisma di Android.

Foto pun mesti diunggah terlebih lalu ke server Prisma, diinterpretasi oleh kecerdasan buatan, digambar ulang oleh komputer, barulah kemudian diunduh kembali ke perangkat pengguna.

Baca: Mengapa Edit Foto di Prisma Lama dan Over Capacity?

Lantaran proses tersebut, ada sejumlah hal yg dapat mempengaruhi kinerja Prisma, terutama berkaitan dengan multitasking dan performa jaringan.

Bagaimana caranya supaya aplikasi tersebut dapat bekerja dengan optimal? Ikuti langkah-langhak yg dirangkum KompasTekno dari Android Central, Senin(1/8/2016) berikut.

1. Pastikan koneksi data yg stabil.

Prisma membutuhkan transfer data ke server dan sebaliknya. Apabila sedang tersambung ke jaringan seluler/wi-fi yg tak stabil, sebaikmya tunda dahulu sampai mendapat sambungan yg lebih baik sebelum menggunakan aplikasi ini.

2. Jangan berpindah aplikasi

Jangan berpindah aplikasiatau kembali ke laman Home ketika Prisma sedang bekerja. Kalau ini dikerjakan selagi Prisma memproses foto dan menampilkan pesan “Creating artwork…” hal selanjutnya yg dapat terjadi adalah proses itu mandek sehingga pengguna terpaksa mengulang proses olah foto.

3. Prisma tidak mendukung fitur multi-window.

Aplikasi tidak mampu berjalan berbarengan dengan aplikasi yang lain selagi bekerja, entah melalui mode split screen di Android N atau multi-window di ponsel-ponsel yg mendukung, seperti seri Samsung Galaxy tertentu. Pengguna harus menunggu proses olah foto sampai selesai, baru dapat melakukan hal lain.

4. Mode Pop-up

Pengguna dua ponsel yg mendukung, semisal Samsung Galaxy model tertentu, mampu memakai Prisma dengan mode pop-up, di mana terdapat aplikasi yang lain (Twitter, Chrome, dll.) yg berjalan di latar depan dalam bentuk window, sementara Prisma sendiri tetap memproses foto di latar belakang.

5. Proses foto ketika server sedang tak sibuk.

Pada jam-jam ramai seperti siang hari, proses olah foto dengan Prisma cenderung berlangsung lamban. Tak jarang pula muncul pesan “over capacity” yg menandakan server kelebihan beban karena terlalu banyak pengguna yg menggunakan secara bersamaan.

Sumber: http://tekno.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter